Pembicaraan tidak selalu ber arti pemahaman antara dua jiwa Kata-kata yang berasal dari bibir-bibir dan lidah-lidah tidak selalu bisa membawa sepasang hati bersama Ada sesuatu yang lebih agung dan lebih murni dari apa yang diutarakan mulut.

Senin, Agustus 22, 2011

Menilik Konferensi Tentang Ayatollah Khamenei di Lebanon

Konferensi ‘Inovasi dan Ijtihad Menurut Pandangan Ayatollah Khamenei' yang membahas berbagai dimensi keilmuan dan ijtihad Ayatollah al-Udzma Khamenei digelar di Lebanon dengan dihadiri oleh para ulama, intelektual dan cendekiawan dari berbagai negara. Penyelenggaraan konferensi ini di luar Iran menunjukkan besarnya pengaruh pemikiran Ayatollah al-Udzma Khamenei di dunia Islam. Ketua panitia konferensi yang juga menjabat sebagai direktur pusat kajian agama dan filsafat ‘Al-Maarif al-Hikamiyyah' Hojjatul Islam Shafiq Jaradi mengatakan, pengalaman Imam Khamenei dapat memicu semangat untuk memajukan gerakan revolusi rakyat dalam mewujudkan cita-citanya. Revolusi memang terus bergerak maju.

Minggu, Juli 31, 2011

Alm Ustadz Syegaf Al Jufri dan Wasiatnya

tepatnya pukul 07.20 WIB, Ustadz Syegaf bin Husein Al-Jufri, tokoh yang dituakan komunitas Ahlul Bait di nusantara, tutup usia pada umur 78 tahun. Pada tahun 1932, Ustadz Syegaf bin Husein Al-Jufri lahir di kota Solo. Beliau termasuk pengusaha batik sukses. Meski demikian, beliau tidak meninggalkan dunia pendidikan yang ditekuni semenjak muda, bahkan anak-anak.. Di dunia pendidikan, Almarhum Ustadz Syegaf bin Husein Al-Jufri berhutang budi pada sekolah Rabithoh Al Alawiyah dan seorang ulama, Habib Ahmad bin Abdullah Assegaf yang juga sastrawan Arab dan pengarang buku sastra "Fataat Garut."

Sabtu, Juli 30, 2011

Surat Terbuka Bapa Elias Zahlawi -- Imam Katolik Arab -- kepada Bapa Suci Paus Benediktus XVI

"Kita Semua Mitra"


Bapa, Bapa Suci

Selama masa-masa sulit dan kritis ini, yang dunia pada umumnya dan khususnya Dunia Timur (Orient) kami sedang alami, saya ingin mengambil kesempatan untuk menyampaikan kepada Anda apa yang sedang berkecamuk dalam pikiran saya, apa yang menjadi beban hati saya, terutama sebagai seorang Imam Katolik Arab dari Suriah, mengenai undangan yang Anda sampaikan beberapa bulan lalu kepada mereka yang bertanggung jawab atas Gereja Katolik Timur, untuk mengadakan konvensi selama Oktober 2010 untuk membahas kondisi-kondisi Umat Kristian Arab dan non-Arab di seluruh negara-negara Timur.

Selasa, Juli 26, 2011

Seandainya Rakyat Amerika Tahu…

Banyak dari kita sering bertanya-tanya mengapa rakyat Amerika tampaknya mengubah pendapatnya tentang politik begitu cepat. Sebagai contoh: Presiden AS Barack Obama berkuasa pada Januari 2009 dengan rating persetujuan 82 persen. Satu minggu kemudian peringkatnya turun sampai 68 persen.

Sabtu, Juli 23, 2011

Khamenei di Mata Khomeini

Sabtu 4 Juni 2011, bangsa Iran memperingati hari wafatnya pendiri Republik Islam Iran, Imam Khomeini, yang ke-22. Pada hari yang sama, Ayatullah al-Udzma Sayid Ali Khamenei, juga diangkat sebagai Rahbar atau Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran, menggantikan Imam Khomeini. Ayatullah Khamenei ditunjuk sebagai Rahbar oleh Dewan Ahli yang terdiri dari para marji dan ulama Iran.
Memperingati penunjukan Rahbar itu, berikut ini ucapan Imam Khomeini dalam menyifati Ayatullah Khamenei.
Imam Khomeini:
"Khamenei adalah nikmat yang dianugerahkan Allah Swt kepada kita dan di antara orang-orang yang berkomitmen terhadap Islam dan nilai-nilai Islam, ia bersinar bak matahari."

Rabu, Mei 04, 2011

Persatuan Islam Dalam Perspektif Ayatullah Khamenei (3)

Di banding hal-hal lain, umat Islam di seluruh dunia lebih mudah untuk bersatu di bawah payung nama Nabi Besar Muhammad Saw. Ini adalah satu sisi dari kepribadian figur agung itu. Saya berulang kali menegaskan bahwa Figur yang agung itu adalah poros dan titik temu seluruh afeksi umat Islam.
Bahaya Perpecahan di Tengah Umat Islam
1. Kerakusan Musuh Islam
Hari ini di Dunia Islam, ancaman yang paling membahayakan kita adalah perpecahan. Ketika kita tercerai-berai musuh akan tergoda untuk melumat kita. Kami mengusulkan kepada semua pemerintahan di Dunia Islam dan kepada bangsa-bangsa Muslim untuk bersatu dan merapatkan barisan. Singkirkan dan lupakan perbedaan yang ada. Banyak perselisihan yang bisa diatasi. Sebagian, memang tidak bisa diselesaikan dalam jangka pendek sehingga kita perlu menutup mata darinya. Persatuan ini adalah langkah yang merugikan kaum Zionis dan Amerika sehingga mereka berusaha merusaknya dengan segala cara.

Potret Generasi Muda Idaman Islam

Umat Islam masih terus berhadapan dengan banyak tantangan. Tantangan-tantangan ini menjadikan semua unsur jati diri umat sebagai sasarannya. Media-media kita juga terperangkap dalam dampak negatif media materialisme Barat, yaitu provokasi, amoralitas, penyebaran isu, dan pengaburan fakta. Semua ini sangat jauh dari karakteristik qurani sebuah media sejati.
Terkait budaya dan persoalan-persoalan kebudayaan kita pun, dengan sangat menyesal harus dikatakan bahwa persoalan kebudayaan kita juga telah menjauh dari nilai-nilai Alquran dan agama.
Kini, saat kita berada di era kebangkitan Islam, semua penanggung jawab dalam urusan media dan budaya mesti melakukan perencanaan matang untuk kembali kepada nilai-nilai agama dan menciptakan masa depan dengan visi tercerahkan dan semangat yang lebih tinggi.

Jumat, April 29, 2011

Prabowo: Kekayaan Indonesia Dinikmati Bangsa Lain

Batam (ANTARA News) - Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto mengatakan kekayaan Indonesia tidak dinikmati rakyatnya melainkan oleh bangsa lain.

"Indonesia kaya di tengah kemiskinan rakyatnya. Kekayaan Indonesia dinikmati bangsa lain," kata Prabowo pada rapat kerja Dewan Masjid di Batam, Jumat.

Ketua MUI: Syiah Sah sebagai Mazhab Islam

Di tengah gencarnya isu yang menyudutkan syiah sebagai mazhab sesat dan dinilai bukan bagian dari Islam, Ketua Majelis Ulama Indonesia menyebut syiah sebagai mazhab yang sah dan benar dalam Islam.

Di hadapan lebih dari seratus pelajar Indonesia yang belajar di Iran, Ketua MUI, Prof.Dr. KH. Umar Shihab mengatakan, "Sunni dan Syiah bersaudara, sama-sama umat Islam, itulah prinsip yang dipegang oleh MUI. Jika ada yang memperselisihkan dan menabrakkan keduanya, mereka adalah penghasut dan pemecah belah umat, mereka berhadapan dengan Allah swt yang menghendaki umat ini bersatu."

Sebagaimana dilaporkan Kantor Berita ABNA, dalam kunjungannya ke Iran atas undangan Forum Pendekatan Mazhab Islam, Umar Shihab beserta beberapa anggota rombongan menyempatkan mengadakan tatap muka dan pertemuan dengan pelajar Indonesia yang sedang menuntut ilmu di kota suci Qom, Iran.

Sayyidah Fathimah Az-Zahra as Di Mata Rahbar

Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran atau Rahbar Ayatullah al-Udzma Sayyid Ali Khamenei ‎dalam sejumlah pidatonya menjelaskan banyak hal tentang pribadi Sayyidah Fathimah az-‎Zahra as.‎

Keagungan Sayyidah Fathimah az-Zahra as

Ayatullah Sayyid Ali Khamenei saat bertemu dengan para pengidung Ahlul Bait pada 24 ‎November 1994 tentang keagungan pribadi Sayyidah Fathimah az-Zahra as mengatakan, ‎‎"Apa saja yang telah kita ucapkan mengenai Sayyidah Fathimah az-Zahra as tetap saja ‎kurang. Pada hakikatnya kita tidak apa yang harus diucapkan dan apa yang harus dipikirkan. ‎Sedemikian luasnya dimensi keberadaan Haura Insiyah, Ruh Mujarrad, Inti Kenabian dan ‎Wilayah bagi kita, sehingga kita tidak mampu memahaminya. Kita benar-benar dibuat tidak ‎berdaya dengan pribadi agung ini."‎

Senin, April 18, 2011

BOIKOT TERUS PRODUK ISRAEL DAN SEKUTUNYA

Semenjak seruan boikot produk Yahudi-Amerika kembali digaungkan di seluruh dunia Islam, Innovative Minds (inminds) menjadi salah satu rujukan banyak kaum Muslim untuk melihat daftar produk boikot. Inminds. adalah sebuah unit usaha perangkat lunak yang berspesialisasi dalam penggunaan internet dan teknologi multi-media untuk majukan Islam. “Kami adalah organisasi yang mandiri, tidak mendapat dukungan keuangan dari sumber mana pun,” ujarnya dalam salah satu situs web nya. Sejak dimunculkan pertama kali tahun 1999, situs asal Inggris kini telah menjadi rujukan dalam urusan daftar boikot. Di bawah ini beberapa produk daftar boikot keluaran inminds. (www.inminds.co.uk) dan kelola oleh www.hidayatullah.com. Sebagian ada yang tidak masuk, tapi ada daftar baru, diantaranya daftar produk yang baru masuk adalah klub sepak bola Arsenal.

Coca-Cola

Sejak tahun 1966, Coca-Cola telah setia menjadi pendukung utama Zionis-Israel. Tahun 1997, Delegari Misi

Kamis, April 14, 2011

Kutipan Pesan Imam Khomeini Kepada Paus Paulus II Melalui Utusan Paus

Dengan Nama Allah Yang Maha Pengasih Dan Penyayang
……….
Saya beritahukan kepada semua orang bahwa kami tidak takut terhadap aksi militer dan blokade ekonomi, karena kami adalah pengikut para Imam (Ahlul Bait) yang selalu siap untuk mati syahid. Bahkan hari inipun rakyat kami telah siap untuk mati syahid. Silakan bila Carter akan mengirimkan pasukannya kemari—walaupun ia tak akan mampu melakukannya—atau bahkan menggalang kekuatan militer dengan negara superpower lainnya. Kami memiliki 35 juta orang yang telah terbiasa ke medan perang dan siap untuk syahid. Kami tidak takut dengan intervensi militer. Kami adalah pejuang. Rakyat kami telah melawan tank, meriam, dan senjata mesin dengan tangan kosong. Karenanya, Carter jangan coba-coba untuk mengancam kami. Kami telah terbiasa bertempur; bahkan ketika kami kehabisan senjata, kami gunakan tubuh kami.

Minggu, April 10, 2011

Konspirasi Anti-Syiah dan Upaya Adu Domba CIA

Oleh: M. Anis Maulachela

Sebuah buku berjudul “A Plan to Divide and Destroy the Theology” telah terbit di AS. Buku ini berisi wawancara detail dengan Dr. Michael Brant, mantan tangan kanan direktur CIA.

Dalam wawancara ini diungkapkan hal-hal yang sangat mengejutkan. Dikatakan bahwa CIA telah mengalokasikan dana sebesar 900 juta US dolar untuk melancarkan berbagai aktivitas anti-Syiah. Dr. Michael Brant sendiri telah lama bertugas di bagian tersebut, akan tetapi ia kemudian dipecat dengan tuduhan korupsi dan penyelewengan jabatan.

Tampaknya dalam rangka balas dendam, ia membongkar rencana-rencana rahasia CIA ini. Brant berkata bahwa sejak beberapa abad silam dunia Islam berada di bawah kekuasaan negara-negara Barat. Meskipun kemudian sebagian besar negara-negara Islam ini sudah merdeka, akan tetapi negara-negara Barat tetap menguasai kebebasan, politik, pendidikan, dan budaya mereka, terutama sistem politik dan ekonomi mereka. Oleh sebab itu, meski telah merdeka dari penjajahan fisik, mereka masih banyak terikat kepada Barat.

Pesan Ayatullah Shafi untuk Raja Arab Saudi:

Berkaitan adanya serangan tentara Arab Saudi pada masyarakat Bahrain Ayatullah Udzma Shafi Gulpaigani salah satu marja taqlid kenamaan memberikan pesan pentingnya pada raja Abdul Aziz raja Arab Saudi.


Dalam pesan itu beliau menekankan bahwa Arab Saudi bukanlah hanya sekedar Negara Arab tapi Arab Saudi adalah Negara Islam dan semua adalah umat Islam, beliau memperingatkan Raja Abdul Aziz, ”Secepat mungkin tinggalkanlah tanah Bahrain dan mintalah maaf pada umat Islam Bahrain dan juga umat Islam dunia kalau tidak, maka cepat atau lambat Allah akan melenyapkan orang-orang yang berbuat dhalim.

Pesan beliau secara lengkap seperti dibawah ini:

AS dan Strateginya Menghadapi Kebangkitan Islam

Sejak kemenangan Revolusi Islam Iran dan dimulainya proses kebangkitan Islam, wacana dunia Islam memiliki definisi dan makna baru yang tak lagi terikat dengan batasan geografis. Republik Islam Iran sebagai pusat gejolak dan kebangkitan Islam merupakan markas krisis dan gejolak. Harus diakui bahwa pengaruh terpenting dari Revolusi Islam Iran adalah dampaknya terhadap kebangkitan dunia Islam. Prosesnya tidak hanya terjadi dalam kehidupan spiritual individu saja melainkan menjalar hingga ke sektor politik. Saat ini, agama Islam dijadikan sebagai landasan politik dan bahkan undang-undang negara-negara Islam. Sebab itu, gelombang kebangkitan Islam dalam lembaga dan organisasi perjuangan anti-aroganisme kini memilki format baru.

Sabtu, April 09, 2011

Persamaan dan Perbedaan Di antara Ahlul Sunnah dan Syi'ah

Seringkali kita membaca di akhbar-akhbar atau mendengar orang membicarakan mengenai Syiah, tetapi kebanyakan gambaran yang diberikan kurang jelas, kabur, dan negatif. Malah, ada yang mengatakan dengan sewenang-wenangnya bahawa syiah itu kafir kerana terkeluar dari madzhab empat ahlul sunnah tanpa membezakan antara Syiah yang diakui dan Syiah yang ghulat (menyeleweng).


Mereka menyatakan Syiah mempercayai saidina Ali as separuh Tuhan, menganggap guruh dan petir itu suara Ali,mempercayai imam-imam 12 itu lebih baik dari para malaikat yang muqarrabun kepada Tuhan, menggunakan mushaf al-Quran lain dari mushaf Uhtman dan lain-lain.

Justeru itu mereka membuat kesimpulan bahawa Syiah itu kafir. Mereka menegaskan bahawa memerangi Syiah itu mesti diutamakan daripada memerangi Yahudi. Padahal Yahudi tidak pernah membezakanya musuhnya sama ada Sunnah atau Syiah.

Kamis, Maret 31, 2011

MUI :: Syiah Bukan Aliran Sesat

Wawancara Andito—Majalah Syiar—dengan Prof.Dr. KH Umar Shihab
Ditulis oleh Musadiq Marhaban  
Beberapa waktu lalu, Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah mengadakan siaran pers sehubungan dengan maraknya aliran sesat yang meresahkan umat Islam. Dalam catatan dikatakan bahwa MUI telah mengeluarkan sembilan fatwa mengenai aliran sesat, di antaranya Islam Jama’ah, Ahmadiyah, Inkar Sunnah,

Mengenal Diri Jalan untuk Mengenal Tuhan

Oleh: Laogi Mahdi

"Dan disebutkan bahwa di salah satu tempat ibadah Apollo di Delphi, di gerbangnya tertera tulisan, “Pergilah dan kenali dirimu”. Pesan moral inilah yang banyak menjadi muatan utama dalam filsafat Socrates dan Pyhtagoras.Sedemikian penting usaha dan proyek mengenal diri ini sehingga natijahnya seorang yang meniti perjalanan mengenal diri ini, tidak hanya akan mengenal kosmos tapi juga akan mengenal Tuhan pencipta kosmos. Apakah mengenal diri dalam diktum di atas adalah mengenal diri manusia secara fisikal yaitu mengenal panca indra dan anggota tubuh lainnya, secara esoteris dan eksoteris atau lebih subtil dan sublim dari itu? Pengenalan diri ini termasuk dalam ilmu atau pengenalan apa? Pengenalan diri di

KARUNIA ROSULULLAH SAW.

Oleh: Imam Ali Khamenei
Tujuan Rasulullah saw. ialah menyampaikan pesan-pesan kebebasan, kesadaran dan kebahagian manusia ke segenap hati dan jiwa. Tujuan besar ini tidak akan tercapai kecuali dengan menciptakan sebuah sistem unggul dan model penuntun. Adapun sebasar apa umat Islam dapat melanjutkan pembangunan ini, dan sejuah apa generasi-genarasi setelahnya sanggup mendekatkan realitas hidup mereka dengan sistem dan model nabawi tersebut, ini amat bergantung pada kesungguhan itikad mereka sendiri. Rasulullah saw. telah membangun model dan mengetengahkannya ke hadapan semua bangsa dan sejarah.
Sebagai pribadi, Rasulullah saw. berada di puncak piramida alam cipta; baik pada dimensi-dimensi yang bisa disentuh pikiran manusia seperti; akal, kreatifitas, kecerdasan, kemuliaan, kelembutan, toleransi, ketegasan dan nilai-nilai luhur insani lainnya, ataupun pada dimensi-dimensi di atas tingkat ketajaman pikiran; yaitu dimensi-dimensi yang merefleksikan tempat penampakkan ism a’zham ‘nama teragung’ Al-Haq pada wujud Rasulullah yang agung dan martabat kedekatannya di sisi Al-Haq. Dari dimensi-dimensi terakhir ini kita hanya mendengar sebuah nama dan sekilas gambaran; kita hanya sadar bahwa hakikatnya semata-mata ada pada ilmu Al-Haq dan awliya’ besar.
Poros Persatuan                         
Sepadan dengan ketinggian pribadi Rasulullah saw., misinya juga merupakan  misi terbaik dan terutama bagi

Rabu, Maret 30, 2011

Dari Muhammad bin Abdul Wahab Hingga Kerajaan Saudi

Pada tahun 1800 seluruh Jazirah Arab telah dikuasai. Dan keamiran pun berubah menjadi kerajaan Saudi Arabia. Untuk kesekian kalinya kita dibuat kagum sekaligus benci. Dua sikap psikologis itu beradu. Kita kagum karena lagi-lagi mayoritas muslim dapat menjaga persatuan dalam menghadapi imperialis Inggris yang berusaha menguasai berbagai wilayah-wilayah Arab. Kita juga benci karena lagi-lagi Salafisme (Wahabisme edisi hard cover) memperagakan ‘teologi horor’ dengan mengusung jargon jihad, membajak kata ‘Ahlussunnah wal Jamaah’. Mazhab ‘kaca mata kuda’ –karena tidak melihat dan menganggap kelompok lain- ini didirikan Muhammad bin Abdul Wahab dari keluarga klan Tamim yang menganut mazhab Hanbali. Ia lahir di desa Huraimilah, Najd, yang kini bagian dari Saudi Arabia, tahun 1111 H [1700 M] masehi, dan meninggal di Dar’iyyah pada tahun 1206 H