| Oleh: Sri-Edi Swasono | ||||
|
|
||||
| Tulisan
Kwik Kian Gie (Kompas, 11/10) dan Sayidiman Suryohadiprojo (Kompas,
12/10) menyemarakkan kelas mata kuliah saya di Fakultas Ekonomi
Universitas Indonesia. Saya bangga dengan para mahasiswa yang menanggapi
tulisan kedua tokoh ini dengan patriotisme. Betapa pun
kinerja pro-poor, pro-growth, and pro-job, tidak berarti
perusahaan-perusahaan asing boleh merajalela di Indonesia. Inilah naluri
nasionalistik, haus kebanggaan nasional para pemuda kita. Tulisan Kwik | ||||
Senin, Oktober 31, 2011
Indonesia Tidak untuk Dijual!
Kemerdekaan Ekonomi?
Faktor sangat penting yang membakar
semangat para pejuang kemerdekaan kita yalah bahwa kemerdekaan politik
merupakan jembatan emas menuju pada kemakmuran yang berkeadilan dan
kesejahteraan rakyat.
Dua hari lagi bangsa Indonesia telah 66
tahun merdeka secara politik. Tetapi apakah para penguasa yang berbangsa
Indonesia mesti membela kepentingan bangsanya sendiri, terutama yang
miskin karena penjajahan ?
Senin, September 26, 2011
HARI AL-QUDS SEDUNIA
|
HARI AL-QUDS SEDUNIA
Tibanya Hari Al-Quds Sedunia
kembali mengingatkan umat Islam dunia tentang tugas dan kewajiban mereka
membela bangsa Palestina yang teraniaya. Dengan mendeklarasikan Hari Al-Quds
Sedunia, Imam Khomeini ra telah menanamkan isu Palestina ke dalam hati nurani
manusia, memadukan dan memusatkan semua pekik kecaman kepada Zionisme, dan
kitapun menyaksikan antusiasme umat Islam dalam menyambut peringatan ini. |
Selasa, September 20, 2011
Fatimah Zahra a.s Perwujudan Ayat Tathhir
Az-zahra
as adalah lambang kesucian, sosok pribadi agung sepanjang zaman,
tauladan bagi setiap insan. Cinta kepada Zahra as merupakan kecintaan
kepada Rasul saww dan sekaligus kecintaan kepada Allah, sebuah mata
rantai cinta yang tidak pernah terputus.
Az-zahra as adalah paling mulianya manusia di sisi nabi serta cahaya mata dan buah hati Rasul sebagimana sabda beliau: “Fatimah
adalah paling mulianya manusia disisiku, putriku Fatimah, adalah wanita
yang terbaik diseluruh jagat raya, sejak pertama kali wanita
diciptakan hingga kelak pada akhir zaman, dialah cahaya mata dan buah hatiku.”
Naluri Seorang Ibu
Masih Tentang Ali as.
Ashim bin Hamzah berkata : aku melihat seorang pemuda di
kota madinah sedang berteriak : wahai tuhan yang maha adil! Tegakkanlah keadilan antara aku dan ibuku! Kabar tentang pemuda sampai ke telinga Umar bin Khatab khalifah ke dua. Ia pun memanggil pemuda itu dan berkata : wahai pemuda kenapa kamu berkata demikian kepada ibumu.
kota madinah sedang berteriak : wahai tuhan yang maha adil! Tegakkanlah keadilan antara aku dan ibuku! Kabar tentang pemuda sampai ke telinga Umar bin Khatab khalifah ke dua. Ia pun memanggil pemuda itu dan berkata : wahai pemuda kenapa kamu berkata demikian kepada ibumu.
Pemuda
itu berkata : wahai amirul mikminin! Ibuku selama sembilan bulan
mengandungku, dan selama dua tahun telah menyusuiku, akan tetapi
sekarang ketika aku sudah dewasa dan bisa membedakan yang baik dan yang
buruk, ia mengingkari aku sebagai anaknya seolah-olah ia tidak pernah
melihatku.
Ibadah Imam Ali bin Abi Thalib as
Imam Ali as adalah ahli ibadah yang paling tinggi derajatnya
sepanjang zaman, baik dari segi kuantitas ataupun kualitas ibadah,
yakni keikhlasan, perhatian atau kosentrasi hatinya, dan penyaksian
terhadap Allah swt.
Imam Ali bin Abi Thalib as berkata: “Sekelompok manusia beribadah dengan harapan mendapatkan pahala dan ganjaran. Inilah ibadah para pedagang. Sekelompok lainnnya beribadah karena takut kepada siksa. Inilah ibadah para budak. Sekelompok orang beribadah untuk bersyukur kepada Allah. Inilah ibadah orang-orang yang bebas.” (Bihârul Anwâr, jld 41, hlm 14)
Imam Ali bin Abi Thalib as berkata: “Sekelompok manusia beribadah dengan harapan mendapatkan pahala dan ganjaran. Inilah ibadah para pedagang. Sekelompok lainnnya beribadah karena takut kepada siksa. Inilah ibadah para budak. Sekelompok orang beribadah untuk bersyukur kepada Allah. Inilah ibadah orang-orang yang bebas.” (Bihârul Anwâr, jld 41, hlm 14)
Ketinggian Akhlak dan Keluhuran Budi Imam Hasan al-mujtaba
Anas berkata, "Tak seorangpun yang menyerupai Rasulullah saww selain daripada Hasan bin Ali." (Shahih Tirmidzi)
.
Kelahiran Imam Hasan al Mujtaba
Pendapat yang paling masyhur dan diakui lebih tepat mengenai kelahiran beliau adalah pada tanggal 15 Ramadhan tahun ke 13 Hijriyah di Madinah. Ayahnya imam Ali bin Abi Thalib as, menikahi putri Rasulullah saww, Fatimah az Zahra pada bulan Zulhijjah tahun ke dua Hijriyah. Hasan adalah putra pertama dari keduanya.
.
Kelahiran Imam Hasan al Mujtaba
Pendapat yang paling masyhur dan diakui lebih tepat mengenai kelahiran beliau adalah pada tanggal 15 Ramadhan tahun ke 13 Hijriyah di Madinah. Ayahnya imam Ali bin Abi Thalib as, menikahi putri Rasulullah saww, Fatimah az Zahra pada bulan Zulhijjah tahun ke dua Hijriyah. Hasan adalah putra pertama dari keduanya.
Langganan:
Postingan (Atom)


