Pembicaraan tidak selalu ber arti pemahaman antara dua jiwa Kata-kata yang berasal dari bibir-bibir dan lidah-lidah tidak selalu bisa membawa sepasang hati bersama Ada sesuatu yang lebih agung dan lebih murni dari apa yang diutarakan mulut.

Selasa, September 20, 2011

Ketinggian Akhlak dan Keluhuran Budi Imam Hasan al-mujtaba

Anas berkata, "Tak seorangpun yang menyerupai Rasulullah saww selain daripada Hasan bin Ali." (Shahih Tirmidzi)
.

Kelahiran Imam Hasan al Mujtaba

Pendapat yang paling masyhur dan diakui lebih tepat mengenai kelahiran beliau adalah pada tanggal 15 Ramadhan tahun ke 13 Hijriyah di Madinah. Ayahnya imam Ali bin Abi Thalib as, menikahi putri Rasulullah saww, Fatimah az Zahra pada bulan Zulhijjah tahun ke dua Hijriyah. Hasan adalah putra pertama dari keduanya.

Senin, September 12, 2011

Fathimah; Cahaya di kegelapan



Sekian lama kaum hawa bangsa Arab ketika itu telah menyudutkan dan mengambil jarak dari Hadrat Khadijah as, istri tercinta Rasulullah saw, dikarenakan pernikahan ia dengan Muhammad saw.

Betapa kepedihan dan kesedihan telah meliputi dirinya dan tak seorang pun yang menemani dirinya dikala saat itu Rasulullah saw sedang bepergian, yang bisa dijadikannya sebagai teman untuk mencurahkan kerinduannya di tengah kesepian itu, namun tiba-tiba rasa kesepian itu hilang oleh munculnya suara dari dari seorang janin kemudian berbicara dengan ibunya sembari menghibur dengan untaian kata-kata indah.

Zuhudnya Imam Ali A.S


Makrifat Imam Ali sedemikian kaya sehingga menyinari seluruh nuansa hidupnya. Namun jika kita melihat makrifat Imam Ali atau kesufian beliau, kita tidak akan mendapati kesufian itu bermakna pengucilan diri dari sosial. Beliau adalah orang yang senantiasa berhubungan dengan masyarakat, mengelola urusan pemerintahan dan politik, namun dimensi kesufian beliau tetap tampak dan terjaga. Kesufian dan zuhud Imam Ali berakar pada pandangannya yang begitu dalam terhadap soal kehidupan dan filsafat alam semesta. Beliau pernah berkata: "Dunia adalah tempat perjalanan, bukan tempat tinggal." Imam Ali juga memandang manusia di dunia ini terdiri dari dua macam; orang yang menjual dirinya demi hawa nafsunya dan orang yang membeli nafsunya untuk taat kepada Allah dan menyelamatkan dirinya.

Surat Seorang Non-Muslimah Amerika Kepada Muslimah Lebanon : Kami Iri Melihat Kalian


Assalammualikum.Wr.Wb

Joana Francis adalah seorang penulis dan wartawan asal AS. Dalam situs Crescent and the Cross, perempuan yang menganut agama Kristen itu menuliskan ungkapan hatinya tentang kekagumannya pada perempuan-perempuan Muslim di Libanon saat negara itu diserang oleh Israel dalam perang tahun 2006 lalu.

Apa yang ditulis Francis, meski ditujukan pada para Muslimah di Libanon, bisa menjadi cermin dan semangat bagi para Muslimah dimanapun untuk bangga akan identitasnya menjadi seorang perempuan Muslim, apalagi di tengah kehidupan modern dan derasnya pengaruh budaya Barat yang bisa melemahkan keyakinan dan keteguhan seorang Muslimah untuk tetap mengikuti cara-cara hidup yang diajarkan Islam

Senin, Agustus 22, 2011

Menilik Konferensi Tentang Ayatollah Khamenei di Lebanon

Konferensi ‘Inovasi dan Ijtihad Menurut Pandangan Ayatollah Khamenei' yang membahas berbagai dimensi keilmuan dan ijtihad Ayatollah al-Udzma Khamenei digelar di Lebanon dengan dihadiri oleh para ulama, intelektual dan cendekiawan dari berbagai negara. Penyelenggaraan konferensi ini di luar Iran menunjukkan besarnya pengaruh pemikiran Ayatollah al-Udzma Khamenei di dunia Islam. Ketua panitia konferensi yang juga menjabat sebagai direktur pusat kajian agama dan filsafat ‘Al-Maarif al-Hikamiyyah' Hojjatul Islam Shafiq Jaradi mengatakan, pengalaman Imam Khamenei dapat memicu semangat untuk memajukan gerakan revolusi rakyat dalam mewujudkan cita-citanya. Revolusi memang terus bergerak maju.

Minggu, Agustus 14, 2011

cinta itu buta dan tidak mau tahu

Ada ungkapan terkenal tentang cinta bahwa cinta itu buta.
Ketika seseorang mencintai kekasihnya,
matanya buta untuk melihat kekurangan kekasihnya itu.
Jika pun ia menyadarinya ia tidak mau tahu.
Rasulullah pun dalam hal ini bersabda:


"حبک للشیئ یعمی و یصم"
(hubbuka lisy-syai yuuma va yusim)
"Kecintaanmu pada sesuatu akan membutakanmu dan menulikanmu." 1

HUSSAIN di mata para Cendekiawan Kemanusiaan

Charles Dickens
” Jika Hussain berperang untuk keinginan menguasai dunia, maka saya tidaklah mengerti mengapa adik dan kakaknya, istri-istri dan anak-anaknya menyertai dia. Penyebab alasan itu adalah, dia hanya murni berkorban untuk ISLAM.

Thomas Carlyle
” Pelajaran terbaik yang dapat diambil dalam peristiwa tragedi Karbala adalah bahwa Hussain dan keluarga serta pengikutnya adalah orang-orang yang sangat taat beragama. Mereka menggambarkan bahwa kekuasaan dan pasukan yang banyak tidaklah menjadi ukuran apabila itu dilihat dari sisi KEBENARAN vv KEJAHATAN. Kemenangan Hussain yang diraih hanya dengan segelintir pasukan sungguh sangat mengagumkan saya”