Pembicaraan tidak selalu ber arti pemahaman antara dua jiwa Kata-kata yang berasal dari bibir-bibir dan lidah-lidah tidak selalu bisa membawa sepasang hati bersama Ada sesuatu yang lebih agung dan lebih murni dari apa yang diutarakan mulut.

Selasa, Juli 26, 2011

Perusahan Raksasa dibalik Konspirasi Rahasia


Kita mungkin terkejut ketika mengetahui ternyata uang yang kita belanjakan selama ini sebagian besarnya untuk membantai bangsa Palestina. Barang-barang yang kita konsumsi sehari-hari mulai dari susu, penyedap rasa, telepon genggam(HP), kosmetik bayi, pakaian dan masih banyak lagi, punya andil untuk menjadikan kita sebagai seorang pembunuh berdarah dingin secara tidak langsung. Itulah yang terjadi sekarang. Produsen barang-barang tersebut sangat loyal kepada pemerintahan Israel yang sekarang membunuh puluhan jiwa rakyat Palestina yang tidak berdosa setiap harinya. Bahkan, tak sedikit dari perusahaan itu secara terang-terangan mendukung penjajahan Israel atas bangsa Palestina. Berikut ini beberapa perusahaan-perusahaan tersebut.

Seandainya Rakyat Amerika Tahu…

Banyak dari kita sering bertanya-tanya mengapa rakyat Amerika tampaknya mengubah pendapatnya tentang politik begitu cepat. Sebagai contoh: Presiden AS Barack Obama berkuasa pada Januari 2009 dengan rating persetujuan 82 persen. Satu minggu kemudian peringkatnya turun sampai 68 persen.

Sabtu, Juli 23, 2011

Khamenei di Mata Khomeini

Sabtu 4 Juni 2011, bangsa Iran memperingati hari wafatnya pendiri Republik Islam Iran, Imam Khomeini, yang ke-22. Pada hari yang sama, Ayatullah al-Udzma Sayid Ali Khamenei, juga diangkat sebagai Rahbar atau Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran, menggantikan Imam Khomeini. Ayatullah Khamenei ditunjuk sebagai Rahbar oleh Dewan Ahli yang terdiri dari para marji dan ulama Iran.
Memperingati penunjukan Rahbar itu, berikut ini ucapan Imam Khomeini dalam menyifati Ayatullah Khamenei.
Imam Khomeini:
"Khamenei adalah nikmat yang dianugerahkan Allah Swt kepada kita dan di antara orang-orang yang berkomitmen terhadap Islam dan nilai-nilai Islam, ia bersinar bak matahari."

CIA mengumumkan: “Usia Israel Tinggal 20 Tahun Lagi”

Dinas Intelijen Pusat Amerika Serikat (CIA) dalam laporan rahasianya menyebutkan runtuhnya Rezim Zionis Israel dalam 20 tahun mendatang. Demikian dilaporkan Situs Palestina Today. Laporan CIA terkait masa depan Israel dirilis di saat Menteri Industri dan Perdagangan rezim Tel Aviv, Binyamin Ben Eliezer mengaku kepada Koran Yediot Aharonot bahwa kebijakan dalam dan luar negeri rezim ini mengalami kebuntuan.

Rahbar: Kebangkitan Islam Adalah Anti AS dan Israel

Rahbar atau Pemimpin Besar Revolusi Islam Ayatollah al-Udzma Sayyid Ali Khamenei hari ini (30/6) dalam pertemuan memperingati hari Bi’tsah Rasulullah (Pengangkatan Nabi SAW sebagai utusan Allah) yang dihadiri oleh para pejabat tinggi negara dan warga umum menyebut bi’tsah Rasulullah sebagai nikmat Ilahi terbesar dan hari yang penuh berkah. Beliau menandaskan, “Kebangkitan bangsa-bangsa Muslim di kawasan adalah gerakan di jalur kenabian. Bangsa-bangsa Muslim dan bangsa Iran yang besar dengan cerdas tak akan membiarkan Amerika Serikat (AS) dan kaum Zionis menyimpangkan gerakan yang besar ini atau mengeksploitasinya dengan menebar perselisihan dan menebar berbagai konspirasi.”

Berapa harga dunia anda

Ibnu sammak seorang yang pintar memberi nasehat datang  menemui Harun Ar rasyid. Saat itu Harun merasa haus dan meminta segelas air. Maka, ibnu sammak bertanya, “seandainya anda dicegah untuk meminum air itu, apakah anda akan menebus dengan separuh kerajaanmu?”
Harun Al rasyid menjawab, “ya.” Setelah selesai minum Ibnu sammak bertanya lagi,
“jika anda dicegah untuk mengeluarkan air yang ada dari perutmu, apakah anda rela membayar dengan separuh kerajanmu yang lain?”

Selasa, Juli 19, 2011

[Neo Teologi] Melacak Akar dan Manifesto Liberalisme


  Fenomena Liberalisme merupakan fenomena yang menarik untuk dikaji, ditelaah, diriset dan kemudian dikritisi. Dalam tulisan ringan ini, kita akan membahas secara global tentang akar sejarah kemunculan Liberalisme dan pada kesempatan berikutnya melontarkan telaah kritis atas fenomena liberalisme dalam dan luar negeri.